Hukum Mencicipi Masakan Saat Puasa

Perlu di ketahui sahabat TAQWA mencicipi masakan saat berpuasa tidak lah membatalkan puasa.

Ibnu ‘Abbas mengatakan,

لاَ بَأْسَ أَنْ يَذُوْقَ الخَلَّ أَوْ الشَّيْءَ مَا لَمْ يَدْخُلْ حَلْقَهُ وَهُوَ صَائِمٌ

Artinya :
“Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Bagaimana jika tidak sengaja tertelan ?

Abdur Rozaq membawakan beberapa riwayat di antaranya dari Yunus dari Al Hasan,

رَأَيْتُهُ يَمْضَغُ لِلصَّبِي طَعَامًا وَهُوَ صَائِمٌ يَمْضَغُهُ ثُمَّ يُخْرِجُهُ مِنْ فِيْهِ يَضَعَهُ فِي فَمِ الصَّبِي

Artinya :
“Aku melihat beliau mengunyah makanan untuk anak kecil –sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa-. Beliau mengunyah kemudian beliau mengeluarkan hasil kunyahannya tersebut dari mulutnya, lalu diberikan pada mulut anak kecil tersebut.”

Selengkapnya di : Hukum Mencicipi Masakan Saat Puasa

Media TAQWA

--

--

--

Mediataqwa.com

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
taqwa media Grup ind

taqwa media Grup ind

Mediataqwa.com

More from Medium

Reviewing Community Feedback — Clarity League Season 2

The presently on-going Great Filter in the evolution of the Life of Ear

The New Year Invites New Opportunities to Center Race+ Equity in the Fight for Reproductive Freedom

Ghabrana nahin hai?